Headline News

Read more: http://secebisilmu.blogspot.com/2013/05/cara-pasang-berita-terbaru-headline.html#ixzz2Vs7VTXPC

Senin, 25 November 2013

Jalur Evakuasi Pengungsi Gunung Merapi Rusak Parah


Kondisi serupa di jalur evakuasi di Desa Tegal Mulyo dan Balerante.


VIVAnews - Sejumlah jalan utama yang menjadi jalur evakuasi pengungsi Gunung Merapi rusak parah.  Jalan yang rusak meliputi jalur sisi Kabupaten Klaten dan Kabupaten Magelang. Kerusakan jalan ini dipastikan akan menghambat proses evakuasi pengungsi jika sewaktu-waktu Merapi erupsi.

Koordinator Radio Lintas Pasag Merapi, Sukiman, mengatakan di daerah Klaten, jalur evakuasi yang rusak adalah jalan yang menghubungkan Kecamatan Kemalang dengan Deles. Banyak lubang di jalan aspal itu sehingga menyulitkan kendaraan saat melintas.

"Padahal jalan itu merupakan jalur inti evakuasi pengungsi Merapi dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) III seperti Desa Sidorejo, Balerante dan Tegal Mulyo. Jalan yang rusak sepanjang 8 kilometer," kata Sukimin kepada VIVAnews.

Masyarakat sudah meminta agar pemerintah setempat segera melakukan perbaikan. Namun hingga kini, keinginan warga belum direspons. Kondisi serupa juga terjadi pada jalur evakusi di Desa Tegal Mulyo dan Balerante.

Meski sudah diperbaiki, jalan ini rusak lagi karena sering dilintasi truk pengangkut pasir. Aktivitas truk pengangkut pasir yang hampir 24 jam dan melebihi batas tonase yang telah ditentukan membuat jalan cepat rusak karena tidak kuat menahan beban muatan.

"Jalan yang rusak di Kemalang - Deles belum diperbaiki. Tetapi untuk jalur utama evakuasi di desa Tegal Mulyo dan Balerante sudah diperbaiki, hanya saja mulai rusak," katanya.

Warga meminta pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. Selain itu, pemerintah juga harus membatasi aktivitas truk pengangkut pasir dan memeriksa batas muatan pasir dengan jelas agar tidak cepat merusak jalan.

"Karena jalan ini merupakan jalan satu-satunya yang akan menyelamatkan para pengungsi," katanya.

Sementara itu, kerusakan serupa juga terjadi di jalan yang menjadi jalur evakuasi pengungsi Merapi di wilayah Kabupaten Magelang. Bayu Sapta Nugraha,  Koordinator Radio Komunitas K FM Kecamatan Dukun, Magelang,  yang berada di bawah jaringan Jalin Merapi, mengatakan jalur evakuasi di Kecamatan Dukun, Srumbung dan Sawangan juga dalam kondisi rusak.

"Jalan-jalan yang rusak itu merupakan jalur utama evakuasi pengungsian warga lereng Merapi yang tinggal di daerah Magelang," katanya.

Seperti halnya di Klaten, kerusakan jalan yang menjadi jalur evakuasi di Magelang juga disebabkan oleh truk-truk bermuatan pasir yang melintasi jalan tersebut dengan beban muatan di atas tonase.

"Jalur evakuasi itu merupakan jalur truk pengangkut pasir," kataya.
Gubernur Janji Perbaiki

Terpisah, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengungkapkan pemerintah akan memperbaiki jalan-jalan yang menjadi jalur evakuasi pengungsi Merapi di wilayah Jawa Tengah yang rusak.

"Sebenarnya ada banyak anggaran yang bisa dipergunakan untuk perbaikan jalan untuk jalur evakuasi," sebut dia saat ditemui VIVAnews kemarin.

Ganjar juga sudah melakukan pengecakan lokasi dan sudah menentukan titik mana saja yang akan menjadi prioritas untuk segera diperbaiki.

"Saya sudah meminta untuk menghitung mana yang menjadi prioritas dan mana yang harus didahulukan untuk segera diperbaiki jalur evakuasi itu," jelasnya.

Hanya saja karena terbentur akhir tahun, sehingga proses pengajuan anggaran menjadi sedikit terhambat. "Memperbaiki tidak hanya mengambil uang terus besok dilakukan perbaikan. Tapi ini kan  ada prosenya untuk pengajuan anggarannya," kata politkus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.


0 komentar:

Posting Komentar