Headline News

Read more: http://secebisilmu.blogspot.com/2013/05/cara-pasang-berita-terbaru-headline.html#ixzz2Vs7VTXPC

Senin, 11 November 2013

Kebun jambu merah dikembangkan di lereng Merapi


SRUMBUNG, suaramerdeka.com -Kelompok tani Wanatani dan relawan Jajaran Paguyuban Wilayah Bantaran Bebeng dan Krasak (JPW) mengembangkan kebun jambu merah di lereng barat Gunung Merapi. Mereka menanam ribuan pohon jambu dengan bekerja sama dengan masyarakat.
Ketua Jajaran Pawira (JPW), Agus Suryono mengatakan, penanaman pohon jambu ini dalam rangka mengembalikan ekosistem Gunung Merapi yang rusak akibat erupsi 2010 serta ulah tangan-tangan jahil. Diharapkan pohon jambu tersebut akan berkembang sehingga bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungan.
"Kita memilih pohon jambu karena bisa berkembang mandiri. Jika buah jambu dimakan kelelawar atau musang maka bijinya akan tersebar dan tumbuh alami. Kelak Merapi hijau lagi," kata Agus Suryono di sela-sela penanaman pohon jambu merah.
Penanaman pohon ini dibantu komunitas relawan di sekitar Gunung Merapi seperti SMS Srumbung, Rajawali Nglumut, Bolo Tetulung Sleman, JME, Lahara Jumoyo, Pasag Merapi, Brigana dan lainnya.
Adapun 2.000 bibit pohon jambu disediakan oleh anak perusahaan PT Pertamina yakni PT Tugu Pratama Indonesia. Dengan menggunakan dana CSR, perusahaan asuransi tersebut juga membantu bibit pohon sirsat. Jambu dan sirsat diketahui cocok dengan kondisi tanah di Merapi.
Agus berharap kelak warga Merapi tak hanya mengekspor buah salak ke luar negeri namun juga buah jambu merah. "Dulu di Merapi banyak pohon jambu sehingga ada Dusun Jamburejo namun sekarang punah. Padahal pohon ini tak hanya punya fungsi konservasi namun juga memberikan manfaat ekonomi," kata dia.
Direktur Keuangan dan Jasa Korporat PT Tugu Pratama Hendroyono mengatakan pihaknya bangga bisa berpartisipasi melestarikan lingkungan di sekitar Gunung Merapi. Ia berharap masyarakat dan relawan merawat pohon tersebut dengan baik agar bisa tumbuh besar.
"Kami akan memantau perkembangan bibit pohon ini. Semoga saja tumbuh baik dan bisa berkontribusi mengembalikan ekonomi masyarakat dan bisa menjadi lokasi wisata," kata Hendroyono.

0 komentar:

Posting Komentar